center>

Jumlah Like Instagram menjadi tolak Ukur dari Bentuk Kepopuleran?

18.00
Techno.id - Di era jejaring sosial layaknya sekarang ini merupakan hal yang sangat mudah untuk mencari dan mendapatkan sensasi dengan tujuan hanya untuk sekedar dikenal oleh orang banyak. Bahkan jejaring sosial sekarang ini tak hanya sekedar untuk menjalin suatu hubungan pertemanan saja, melainkan sekarang ini banyak juga orang yang menggunakannya untuk membangun pencitraan di sana.

Like Instagram © 2015 clicrbs.com.br

Jejaring sosial mempunyai kekuatan yang dapat membuat seseorang menjadi terkenal atau dikenal banyak orang. Seperti halnya yang telah Anda ketahui, pemilik akun Twitter dengan followers yang banyak atau selebtwit tak jarang tampil di media TV nasional oleh sebab karyanya serta juga sensasi yang telah dibuatnya menyebar dengan cepat di kalangan para netizen.

Bahkan seorang  penyebaran ideologi, pergerakan nasionalisme, kampanye politik, dan hal semacamnya sebelumnya bapat bermula dari jaringan pertemanan seperti itu. Akan tetapi apakah yang menjadi tolok ukur dari kepopuleran sebuah akun?

Beralih ke jejaring sosial Instagram, jejaring sosial yang isinya adalah berbagi foto dan juga video ini telah mencapai begitu banyak hal sesaat setelah rilisnya secara global. Bahkan pencapaiannya tersebut hampir setara dengan Twitter, jejaring sosial tersebut telah menghasilkan banyak akun-akun yang populer.

Seperti yang juga telah Anda ketahui, jejaring sosial Instagram mempunyai fitur likes, dengan cara menekan tanda berbentuk hati yang artinya Anda menyukai foto tersebut yang telah dibagikan di feed Anda. Selain dari jumlah banyaknya followers salah satu tolok ukur kepopuleran yang lain dari sebuah akun instagram adalah jumlah banyaknya likes yang telah didapat.

Tetapi apakah yang akan terjadi pada saat Anda berbagi suatu foto, kemudian foto tersebut mendapatkan jumlah likes yang sedikit? Seperti yang telah ditulis oleh Mashable, Selasa (10/11/15) yang lalu, seorang model dari Australia yang bernama Cassi Van Den Dungen, dikabarkan telah mengamuk-amuk di akun jejaring sosial Instagram miliknya karena mendapatkan jumlah likes yang sedikit pada salah satu foto yang telah dibagikan olehnya di akun instagram tersebut.

Hal seperti ini langsung disampaikan dirinya di akun Instagram miliknya, ia terkaget karena setelah 2 minggu membagikan foto tersebut yang bertuliskan 'Say Yes To New Adventure?' hanya hanya memperoleh 14 likes. Bahkan, ia menuduh orang-orang yang tak menyukai fotonya itu adalah orang-orang yang tak menyukai dirinya dengan petualangan yang barunya atau orang-orang tersebut tak suka sama sekali dengan petualangan.

Tak hanya itu saja, ia juga telah menuliskan bahwa orang-orang yang tak menyukain fotonya itu adalah orang-orang yang 'suck'. Benar-benar sangat lucu bukan?

Seorang model yang dulu pernah menjadi salah satu runner-up dari Australia Next Top Model pada tahun 2009 ini diduga telah merasakan suatu kondisi ketidak populeran setelah dirinya mendapatkan jumlah likes yang sedikit pada akun jejaring sosial Instagram miliknya yang telah memiliki kurang lebih 9 ribu lebih jumlah followers.

Bagaimana menurut pendapat Anda? Apa sebegitu parahnyakah seorang pencari kepopuleran di jejaring sosial sampai-sampai harus marah-marah dengan masalah yang sangat sepele seperti itu? Bagikan komentar Anda di bawah ini.

Sumber : Techno.id
Previous
Next Post »
0 Komentar