center>

Ketahuilah Beberapa Hal yang Perlu diperhatikan Pendiri Startup

22.27
Techno-kang - Sekarang ini model bisnis startup telah tumbuh dengan baik di Indonesia. Akan tetapi jika dibandingkan dengan negara India dan China, Indonesia masih sangat jauh tertinggal. Menurut Managing Partner Venture Capital Ideasourcem, Andy Boediman jumlah dari pasar ritel yang beralih dari online ke e-commerce hanya sekitar 0,7%.

Ilustrasi Silicon Valley © techno.id

Managing Partner Venture Capital Ideasourcem tersebut berpendapat bahwa perkembangan e-commerce di negara China sangat besar dapat meningkat hingga sebesar tiga kali lipat dari pada sebelumnya. Di negara India sendiri besarnya pertumbuhannya sekitar 5%. Jumlah dari pertumbuhan yang signifikan itu baik di negara India maupun di negara China disebabkan oleh pemerintah mereka ikut andil dalam mendorong pesatnya perkembangan bisnis e-commerce di negara tersebut.

“Jadi kalau kita lihat ada banyak e-commerce yang gencar mengiklan di berbagai media dengan dana yang cukup besar, itu belum seberapa, masih sangat kecil lah,” ujar Managing Partner Venture Capital Ideasourcem tersebut setelah memberikan sambutan dalam acara Tech In Asia Jakarta 2015 di Balai Kartini Jakarta, Rabu (11/11/2015) yang lalu.

Meski demikian, Managing Partner Venture Capital Ideasourcem telah mendapat angin segar dari pemerintah berkaitan dengan e-commerce. Menurutnya meskipun hal tersebut belum secara konkrit dan jelas membantu, akan tetapi upaya untuk menuju ke arah perbaikan dari pemerintah itu sudah ada. Terutama berkenaan dengan regulasi yang cukup alot dalam menemukan titik temunya.

“Meski tidak sebesar China dan India, namun Andy optimis penetrasi e-commerce dua tahun ke depan bisa mencapai 1,5%,” jelas Managing Partner Venture Capital Ideasourcem tersebut lagi.

Sementara dilain sisi, Werner Vogels CTO Amazon menjelaskan juga bahwa tidak hanya di negara Indonesia saja model bisnis start up yang mulai tumbuh dengan pesat. Di negara Amerika khususnya di Silicon Valley yang menjadi pusat dari teknologi juga memiliki pertumbuhan yang sangat pesat. Akan tetapi ada yang bertahan namun ada juga yang tidak dapat bertahan.

Untuk itulah, ia menyarankan pada para pendiri start up khususnya agar lebih lagi dalam memberikan perhatian kepada beberapa hal yang bisa meningkatkan performa dari bisnisnya tersebut seperti mempunyai visi dan juga tujuan yang jelas berkenaan dengan start up yang telah dirintisnya.

“Lalu model bisnisnya juga terarah, realable dan dalam mengeksekusi pasar bisa tepat sasaran,” jelas Werner Vogels dalam sambutannya pada acara Tech In Asia Jakarta 2015.

Seirama dengan apa yang diungkapkan oleh Vogels, Andy juga menjelaskan bahwa yang terpenting di dalam menjalankan model bisnis start up tidak hanya model bisnisnya saja. Tetapi juga para foundernya itu sendiri. Karena, menurutnya para pendiri harus mempunyai tanggung jawab serta tujuan yang jelas ke arah mana bisnisnya tersebut akan di bawanya.

Sumber : Techno.id
Previous
Next Post »
0 Komentar