center>

Menkominfo Tetapkan Duta Keamanan Informasi bagi Para Pelajar

18.26
Berbagai usaha terus dilakukan untuk meningkatkan teknologi informasi yang ada di Tanah Air ini oleh Rudiantara, Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informatika). Saat ini, pria yang biasa disapa dengan Chief RA itu telah mencanangkan adanya Duta Keamanan Informasi untuk Pelajar. Tugas dari Duta Keamanan Informasi tersebut adalah memberikan pendidikan dan juga pengetahuan keamanan informasi dalam menggunakan internet. Sebagai langkah pertama, akan terdapat setidaknya 70 pelajar SMP yang terseleksi dari sekitar 35 sekolah di wilayah DKI Jakarta. Setelahnya, mereka semua akan diberikan pengetahuan lewat Seminar Duta Pelajar Keamanan Informasi yang selanjutnya akan digelar oleh pihak Kemkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) sendiri.

"Jadi, para pelajar yang hadir adalah perwakilan dari pelajar-pelajar di Indonesia yang nantinya akan menyampaikan kepada pelajar lainnya mengenai keamanan informasi," ucap pria berkacamata tersebut sebagaimana yang telah dikutip dari Antara, Rabu (04/11).

Keamanan informasi itu, menurut Menkominfo Rudiantara, adalah berhubungan dengan penggunaan dari internet. Bagi dirinya, internet adalah sebuah pedang bermata dua, yang berarti internet memiliki sisi positif dan juga sisi negatif secara berimbang.

"Dan yang dihindari adalah hal-hal negatif di internet baik dalam media sosial dan instant messaging," jelasya.

Ada juga bentuk dari kegiatan seminar itu salah satunya adalah dengan cara membagikan daftar dari situs situs yang boleh dan tidak boleh diakses. Tujuannya adalah agar para calon dari Duta Keamanan Informasi untuk Pelajar tersebut dapat mengajarkan kepada sekitarnya tentang bagaimana caranya menggunakan internet dengan cara yang lebih bijaksana lagi. Lebih jauh lagi, pihak dari Kementerian Komunikasi dan Informatika saat sekarang ini juga sedang mendiskusikan bersama tentang kurikulum baru dengan memasukkan pelajaran coding dalam membuat sebuah program. Sehingga, para pelajar Indonesia mampu untuk membuat program aplikasi (produsen) serta juga tidak hanya menggunakan aplikasi dari luar (konsumen) saja.

sumber : techno.id
First
0 Komentar